Sedikit Tips Kedekatan Menantu Dengan Keluarga Suami (1)

mantu perempuan, mertua perempuan, mother in law, The Family Experience

Continue Reading 3 komentar 6 Februari 2009

5 pilar penyangga kehidupan berumahtangga / seksual yang sehat

Dear MsL lovers,

Kenapa sih seks dibicarakan? Bukankah hal itu merupakan privacy setiap orang? Di beberapa kalangan ketimuran yang masih kental, pembicaraan itu akan menimbulkan suatu kerisihan dan kurang enak.Tetapi of course hal itu harus terus dibicarakan ketika hal itu menjadi  problem dalam keluarga, baik itu oleh suami istri maupun bukan. Memang suksesnya suatu hubungan menurut Dr. Naek L. Tobing ”tidak mutlak melulu dari seks”, tetapi lanjutnya lebih dari 90% manusia memang membutuhkan seks dalam perkawinan tanpa itu tidak mungkin. Tetapi bukan tak mungkin ada orang yang tetap menjalankan perkawinan walau tanpa seks; Bahkan ada pasiennya,  seorang istri, yang tidak mempersoalkannya. Menurut wanita itu, apa yang sudah dipersatukan oleh Tuhan tidak dapat diceraikan. ”Syukurlah bila ada pasangan suami istri yang demikian.” kata dokter tersebut.

Menurut seksolog terkenal itu ada 5 pilar penyangga kehidupan seksual yang sehat. Tentu saja ke lima pilar ini tidak berurutan. Di atas segalanya, ada keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Pemurah.

          Pertama, kebersamaan. Bersama dalam suka dan duka. Idealnya sih tentu saja kebersamaan dalam kenikmatan.;)

            Kedua, keterbukaan dan komunikasi yang terus menerus. Dalam masalah seks, sebaiknya emosi tidak dilibatkan dalam arti marah-marah. Karena bila salah satu sudah emosi, maka komunikasi bisa tidak jalan.

            Ketiga, kedewasaan pribadi. Seseorang yang mempunyai kepribadian yang teguh akan lebih dapat mengatasi masalahnya dibandingkan orang yang labil jiwanya. Orang yang bermasalah harus dievaluasi sampai di mana kekuatannya, diubah keimanannya supaya tegar kembali.

            Keempat, komitmen. Menurut Dr. Naek L. Tobing, komitmen sudah harus ada diantara keduanya bahkan sewaktu masih pacaran. Bila semua dibicarakan sesuai komitmen, maka akan lancarlah kemudiannya. Misalnya tentang perbedaan agama, walau sudah cocok dan enak hubungannya satu sama lainnya, mungkin sebaiknya dipertimbangkan lagi. Dan mungkin tidak perlu sampai ke jenjang perkawinan.

            Kelima, cinta dan hormat kepada pasangan. Bila sudah menikah, maka yang lalu biarlah menjadi masa lalu, apa pun yang sudah terjadi, ya sudah. Kalau membayangkan yang lama sih boleh saja kalau cuma sekali sekali, itu pun tidak intens. Kita harus respect, menghargai pasangan, apa yang kita dapat dari pasangan kita. Seorang istri memang wajib melayani suami, tetapi suami tentu ada kewajiban juga (untuk melayani istrinya).

 

 But anyway, this is my husband

I must love him

I must respect him

I must believe in him

I must loyal to him

( Apa pun yang terjadi, dialah suamiku.

Saya harus mencintainya

Saya harus menghormatinya

Saya harus mempercayainya)

See ya, 😉

2 komentar 1 Februari 2009

slingkuh? sssst…jangan bilang sapa-sapa, yaa? ;)

JANGAN BILANG BILANG 

  Seringkali orang yang tak ingin rahasianya ketahuan akan mengatakan “Sssst, ini rahasia, lho. Jangan bilang siapa-siapa,ya..”. Hahahaha. Klisee, dech. Harapannya sich supaya orang yang diceritakan itu adalah orang yang bisa jaga rahasianya dan nggak cerita alias ngemberrr dimana-mana. Tapi tau nggak, adalah sifat manusia biasa yang ingin dipuji dan merasa lebih dengan merasa dia mempunyai sesuatu yang tidak dimiliki oleh seseorang, maka buat orang yang “bocor kaya ember yang bocor”, maka dia akan dengan senang hati menampung info  “rahasia” itu dan yup! bisa ditebak.. ada delivery informasi ke orang lainnya. Tentu saja dengan kutipan ya itu tadi ” Jangan bilang siapa-siapa ya?”.. sip!!

        Begitu juga dalam dunia perselingkuhan. Seorang peselingkuh yang terkadang ingin curhat dengan temannya, atau kepergok, maka ia akan berkata yang sama “jangan bilang-bilang, yaa.. rahasia nih! Ini cuma untuk kamu ketahui saja”.. Sobat, bila engkau ingin merahasiakan sesuatu, maka ada kata yang cukup bijak : “Rahasiakanlah sesuatu hal dengan merahasiakannya mulai dari dirimu sendiri”.  So, don’t tell anybody! Keep your mouth shut!, guys!

 

JANGAN BILANG-BILANG

                             TQLA

      hei aku punya rahasia
yang cuma kamu saja
ku kan bercerita

sayang ada seseorang
yang membuat jantungku
oh berdegup kencang

*
jangan bilang-bilang sama semua orang
ini rahasia cuma antara kamu dan aku

**
sayang sayang seribu kali sayang
di kencan pertama dia datang
ku baru tahu belakangan
ternyata pacarnya segudang

***
sayang sayang seribu kali sayang
ngakunya ia lelaki bujang
ku baru tahu belakangan
ternyata pacarnya segudang

kamu ku merasa tertipu
ditipu lelaki ku
yang pandai merayu

Add a comment 1 Februari 2009

WISE WORDS

 

( KATA-KATA BIJAK )

 

 

Jangan pernah mengabaikan intuisimu

 

 Bila ia melakukan dengan Anda, kemungkinan ia akan melakukannya terhadap Anda

 

Anda tidak dapat menjalani hidup dengan melakukan hal yang sama setiap hari, tapi mengharapkan hasil yang berbeda

 

Bila tidak ada yang disembunyikan, Anda tidak menyembunyikan apa-apa

 

Bila ingin merahasiakan sesuatu, mulailah dengan diri Anda

 

Terlalu banyak detil merupakan salah satu bentuk kebohongan

 

Matikan suara pasangan Anda.

Lihat apa yang dia lakukan, bukan apa yang dia ucapkan

 

Barometer terbaik untuk masa depan adalah masa lalu

 

 

Add a comment 29 Januari 2009

Torn between Two Lovers

Torn between two lovers:

 

                                       Mary MacGregor   

There are times when a woman
Has to say what’s on her mind
Even though she knows how much it’s gonna hurt
Before I say another word
Let me tell you I love you
Let me hold you close and say these words
As gently as I can

There’s been another man
That I’ve needed and I’ve loved
But that doesn’t mean I love you less
And he knows he can’t posses me
And he knows he never will
There’s just this empty place inside of me
That only he can fill

Torn between two lovers
Feelin’ like a fool
Lovin’ both of you
Is breakin’ all the rules
Torn between two lovers
Feelin’ like a fool
Loving you both is breakin’ all the rules

You mustn’t think you failed me
Just because there’s someone else
You were the first real love I’ve ever had
And all the things I ever said
I swear they still are true
For no one else can have the part of me I gave to you

Torn between two lovers
Feelin’ like a fool
Lovin’ both of you
Is breakin’ all the rules
Torn between two lovers
Feelin’ like a fool
Lovin’ you both is breakin’ all the rules

Couldn’t really blame you
If you turn and walk away
But with everything I feel inside
I’m asking you to stay

Torn between two lovers
Feelin’ like a fool
Lovin’ both of you
Is breakin’ all the rules
Torn between two lovers

 

 

Add a comment 29 Januari 2009

Mempertahankan hubungan yang baik

 MEMPERTAHANKAN SUATU HUBUNGAN YANG BAIK

 

Dear MsL lovers,

Nah, ini ada kiat-kiat dalam mempertahankan suatu hubungan yang baik :

         Iman

Ini yang paaling penting dari semua dasar-dasar prinsip kepercayaan mempertahankan suatu hubungan. Tidak cuma ketika sudah kawin, bahkan sebelum kawin pun, hubungan yang baik yang didasarkan pada keimanan pasti akan jauh lebih berkualitas dibandingkan dengan hubungan yang melulu didasari oleh seks dan ’pandangan hidup’ belaka, karena dengan meletakkan keimanan atau kepercayaan beragama sebagai benteng, maka dapat memperkokoh hubungan kejiwaan dan seksologi suami istri. Poin ini merupakan rem atau alat pengontrol paling mujarab sebagai benteng untuk terhindar dari hadirnya orang ketiga, selingkuh dan sebagainya. Bila seseorang mempunyai keimanan yang kuat maka walau ia berani melakukan perbuatan apa pun, namun ia pasti takut dan akan berpikir sejuta kali untuk melakukan hal yang menurutnya tidak disukai Tuhan karena ia merasa bahwa Tuhan pasti melihat perbuatannya. Keimanan adalah dasar dari semua landasan perbuatan ataupun komitmen-komitmen yang ada pada prinsip-prinsip hubungan apalagi perkawinan.

 

         Komitmen

Sejak awal suatu hubungan, apalagi bila menginjak perkawinan, maka tentukanlah suatu komitmen secara detil. Jelaskan hal itu kepada pasangan.  Misalnya, ” seperti apa esensi hidup yang kita inginkan ketika menikah?”   ”Apakah boleh melakukan sesuatu (misal,bekerja) setelah menikah nanti?”.”Apakah boleh keluar bersama pria/wanita lain untuk makan bersama pada jam kerja?” Dan lain-lain, dan lain. Yang tak kalah penting adalah kesepakatan apa yang disebut ”selingkuh” itu.

 Bila berdasarkan keimanan, maka komitmen- komitmen itu akan jelas. Tak ada lagi pasangan yang marah karena pasangannya memberi uang kepada orang tuanya, misalnya..

 

         Percaya

Kepercayaan haruslah menempati peringkat atas dalam suatu relationship. Kenapa? Supaya hal ini dapat memperkecil kemungkinan munculnya ego yang berkembang satu sama lain. Jangan termakan cemburu buta atau termakan ejekan orang lain mengenai keburukan pasangan kita. Apalagi hal itu kan belum tentu benar?

Kalau belum menemukan bukti yang kuat, janganlah kita menuduh sembarangan. Inget asa ”Innocent before proven guilty”? ”Asas praduga tak bersalah.  Bahkan kalau pun mempunyai bukti-bukti dan si dia kepergok pun, maka sebaiknya kan disikapi dengan bijak. Selidiki lagi dengan teliti, jangan gegabah. Ingat panas boleh saja, tapi hati kan harus dingin. :P. Yuk, kita coba intropeksi diri sendiri. Jangan-jangan dia begitu karena kita begini.. J

         Komunikasi

Mari kita jadikan komunikasi sebagai bagian yang terpenting dalam segala hal. Selama komunikasi berjalan baik, maka masalah seberat apa pun insyaAllah akan bisa teratasi dengan baik. Dalam soal seks, misalnya, baik suami maupun istri kan harus terbuka dalam menyampaikan apa yang saling diinginkan oleh keduanya. Sehingga kedua belah pihak bisa sama-sama merasakan kepuasan batin. Bila satu pihak menghendaki oral jobatau blow job, sedang pihak yang lain tidak mau, misalnya, coba komunikasikan. Mungkin saja sang pasangan menganggap bahwa hal itu tabu dilakukan sehingga ia tidak mau (padahal pasangannya sudah menggebu-gebu,hehehe). Coba capai bagaimana bisa win-win solusion, deh 😉

Kalau ada masalah, misalnya penyakit yang memojokkan suami atau istrinya, misalnya, masalah itu, ’alat vital’, kanker rahim, impoten, frigid, dan lain lain, coba deh dikomunikasikan. Bisa kan berobat ke dokter atau ke psikiater atau ke psikolog atau ke seksolog macam dr.Naek L.Tobing atau dr.Boyke. Atau ke klinik klinik tentang seks yang kini banyak terdapat , misalnya Klinik On.

Pokoknya, kita harus memberikan dukungan moral dan material ke pasangan kita. Pasangan harus saling mendukung satu sama lain. Bila perlu, lakukan pemeriksaan secara intensif dan bersama-sama.

 

         Miliki waktu khusus

Candle light dinner? Jalan-jalan berduaan menyusuri jalan kenangan? Atau sekedar nostalgia melihat film lama favorit bersama? Wah, itu adalah suatu cara supaya bisa memiliki waktu khusus bersama. Inget2, dulu waktu yang indah-indah sukanya ngapain? Jalan-jalan, muter kaset bareng, dansa bareng? Hmm..

Milikilah waktu bersama sejenak untuk melupakan masalah yang ada. Untuk mempermanis hubungan yang selama ini terjalin.

Sebaiknya nggak pergi sendiri-sendiri, karena bisa membuka adanya godaan, eh malah jadi ada perselingkuhan, nanti ..Alih-alih mempererat hubungan dengan istri sendiri, eh, malah mempererat hubungan dengan orang lain. Ah! Enggak lah yauw!

 

– Manjakan pasangan

            Api cinta pasangan kita ang menggebu sebaiknya tetap kita pelihara. Memang lebih susah memelihara daripada merebut. Begitu juga dengan cinta.  Cara yang efektif adalah dengan memberikan pujian, atau hal-hal yang kecil, misalnya kartu kecil di hari valentine, tidak lupa hari ultahnya, bunga yang tiba-tiba dipetik dari taman,yah pokoknya yang menimbulkan kebahagiaan kepada pasangan juga menambah motivasi. Saling memotivasi satu sama lain, adalah juga salah satu bentuk memanjakan pasangan. Jangan canggung memanjakan pasangan kita, misalnya memijat kaki yang lelah, mengecup pipi ketika memuji, menghidangkan kue kesukaannya di tempat tidur (sekali-sekali,lho), pasti akan meningkatkan gairah hidup.

 

         Konsultasi

Bila mendapati ada masalah besar yang dirasa tak mungkin diatasi pasangan berdua, tak ada salahnya mendatangi orang-orang yang tepat dalam memahami masalah pernikahan, misalnya saja ke dokter ahli seks, konsultan perkawinan, atau ulama dan kyai, atau bahkan orang terdekat yang kita anggap bijak dan mumpuni (capable). Jangan ragu menceritakan masalahnya sehingga bisa didapatkan akar permasalahan dan problem solvingnya.

 

Nah,semoga bermanfaat buat kita semua terutama pasangan-pasangan suami istri semuanya. Jangan lupa berdoa, ya..

 

Salam MsL!

 

Add a comment 29 Januari 2009

Alasan-alasan ‘tuk selingkuh

Dear MsL lovers,

        Memang benar kalau kita mengarungi biduk rumah tangga tak selamanya mulus seperti jalan di surga (benar,nggak sih ya?). Pasti dong banyak sekali permasalahan yang datang dan pergi. Silih berganti. Namun, biasanya yang paling membuat pasangan tidak nyaman adalah per-se-ling-kuh-an. Ya apa yaaa?  Ada banyak hal yang bisa menjadikan suatu hubungan yang so-so alias biasa-biasa saja, jadi TTM alias Teman Tapi Mesra, bahkan ada yang berlanjut ke Teman Tur Mesum (Teman Lalu Mesum). Walah!!

            Perselingkuhan memang bukan hal yang baru. Kita bisa melihat ada di mana-mana; misalnya di tempat kerja, di tempat kuliah, bahkan di rumah; keluar saja sebentar, lirik tetangga baru yang cantik, nah lho, ada perasaan sirr, tanya jawab sebentar, sebentar lagi besok, besoknya lagi.. nah kalau ada rasa di antara dua mahluk itu, bisa saja kan terjadi perselingkuhan. Lhah itu pembantu sebelah juga selingkuh sama Mas Tukang Sayur langganan. Lupa dia sama suami dan anak di kampung, hehe..Apalagi sekarang jaman dunia maya. Chatting, facebook, friendster, Y!M (untuk menyebut beberapa saja diantaranya) dan lain-lain komunitas maya  bisa menjadikan orang lebih gampang berselingkuh. Karena begitu mudahnya pertemanan dan percakapan terjadi, sehingga menimbulkan kedekatan.

            Lalu apa sih alasan-alasan seseorang ’tuk berselingkuh?

Menurut Debbie Layton-Tholl, seorang psikolog, yang meneliti sekitar tahun 1998; beberapa hal di bawah ini adalah alasan-alasan baik internal mau pun eksternal kenapa suatu (atau bahkan beberapa ) perselingkuhan terjadi, baik sebelum maupun sesudah menikah.

v     Merasakan ketidak puasan dalam kehidupan perkawinan ataupun dalam hubungan mereka.

v     Adanya kekosongan emosional dalam kehidupan pasangan.

v     Problem pribadi di masa lalu.

v     Ada keinginan untuk mencari variasi dalam kehidupan seksual.

v     Sulit merasakan “godaan”

v     Marah terhadap pasangan.

v     Tidak bisa lagi mencintai pasangan.

v     Karena berbeda lokasi alias Hubungan jarak jauh

v     Adanya dorongan untuk membuat pasangan jadi cemburu.

v     Bahkan karena kecanduan alkohol atau obat-obatan

 

    Selain faktor- faktor di atas, ada juga faktor yang bisa dimasukkan sebagai faktor eksternal; yakni faktor sosial budaya. Mari kita lihat adanya pengaruh media, baik audio visual maupun cetak. Banyak yang mengulas, membahas bahkan membesar-besarkan permasalahan selingkuh.  Take a look ke sinetron-sinetron kita deh, bukan hanya yang sinetron untuk orang dewasa, sinetron remaja bahkan anak-anak pun ada cerita tentang selingkuh.  Adanya dramatisasi hubungan gelap, wanita sebagai objek seks, makin terbukanya dan makin bebasnya hubungan antara bukan suami istri, juga banyak hal lainnya.

    Lalu bagaimana caranya mengatasi hal perselingkuhan ini?

    Tentu saja kalau ada permasalahan, pasti ada cara kita mengelola emosinya, analitical thinkingnya dan problem solvingnya baru ada solusinya.

     Soal solusi? Nanti deh, kubahas di postingan lain..

Inget, ya.. HATI-HATI!

..Jagalah hati.. lala la la lala…

            (sebagian diambil dari tulisan A. Dumaery di tabloid Khalifah

1 komentar 29 Januari 2009
Tag: , , ,

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

1 komentar 28 Januari 2009

Laman

Kategori

Tautan

Meta

Kalender

Agustus 2017
S S R K J S M
« Feb    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Most Recent Posts